City of Joy

Gw baca Anand Nagar < City of Joy> aka

Damn good!

Nyeritain ttg sebuah super2 slum area di India [Calcutta] termasuk ttg penghuni2nya, bagaimana mereka bisa sampe situ n blah blah blah

Anand Nagar, daerah dengan 2 kali luas lapangan bola, dengan 70 ribu penghuni didalamnya. salah satu area paling padat di muka bumi, 200 ribu jiwa per mil persegi. Angka yang hebat ya

Penghuninya... komunitas2 kaum tersingkir, orang2 dari berbagai pelosok India, kasta terbuang, kaum rendahan, sida2, penderita lepra, semuanya jadi satu. Orang2 dengan kehidupan yang keras. dan ada seorang pastor Polandia yang pengen menyelami kehidupan rakyat miskin di India

Buku ini keren banget. Baca ini, tak henti2nya gw mensyukuri hidup gw. Well, sapa juga sih yang mu lahir miskin?Ato, sapa sih yang bisa milih mu dilahirin siapa?dimana?

Ada cerita tentang menjadi semakin miskinnya seorang petani Bengal sampe akhirnya dia musti jadi urbanisasi ke Calcutta , musti rela menggelandang dijalanan, sampe akhirnya dapet pekerjaan jadi penarik angkong

Cerita2 ttg penghuni lainnya, terutama ttg asal muasal mereka yang beragam. Bagaimana kehidupan di India, mulai dari sosial, adat istidat, etc. Dimana di India, yang perlu diketahui pertama kali ialah agama, itu menentukan bagaimana kita memperlakukan orang tersebut. Klo ma org Hindhu, kita ga bole ngasi makanan daging sapi, or sebaliknya klo muslim, ga bole ngasi makan daging babi. Pendek kata musti toleran banget

Dan klo selama ini, stigma kita ttg kampun kumuh [slum area] macam gitu biasanya jelek. Tempat paling tidak aman [sprti Bronx gitu kale], banyak tawuran, penodongan, pemerkosaan, pelacuran etc etc. Di anand nagar, walopun dengan berbagai budaya dan rendahnya pendapatan mereka, nilai moral mereka ga ikutan turun [Oh ya, gw musti bilang, cerita ini nonfiktif]. malah diantara segala ketidakpunyaan dan kemiskinan yang udah sangatttt.... orang2 itu menjadi lebih tulus dan lebih solider.

Ada banyak hal2 yang dianggap tidak pernah mungkin terjadi didunia ini, ada di Anand Nagar. Spt "mayat2 hidup penderita TBC" [well, di Indo juga banyak sih], penderita lepra yang udah buntung dimana2, bayi2 malnutrisi yang entah gimana masih juga bertahan hidup. Bahkan mungkin di tempat inilah kehidupan berjuang dnegan kuat melawan kematian ,Alexander McCall Smith>

Tapi ditengah2 kemiskinan pun kita masih menemukan kebahagiaan, dari hal sekecil apapun

Well, benere ga usah jauh2, disekitar kita aja banyak kok
Setiap kali gw pulkam naek bus, gw negliatin rumah2 sederhana dipinggir jalan. Mikir, berapa duit yang mereka punya hari ini ya?Jatah gw sebulan pasti cukup untuk makan mereka sekeluarga. Ato, seandainya mereka jatuh sakit... jauh dari mana2 akses untuk pelayanan kesehatan terbatas, dan bisa jadi mereka gak mampu biayain RS nya. Sakit itu bad dreams!

Betapa beruntungnya hidup gw. Cukup sandang, pangan dan papan. Bisa menikmati pendidikan yang bagus, bisa pegang uang dengan mudah, bisa makan enak tiap hari. bagaimanapun, gw manusia beruntung. iya sih, standard bahagia orang tu beda2. tapi tetep aja gw ngerasa im lucky, menjadi seorang Luluch

Anand Nagar

tempat dimanapun aku berada aku bahagia ialah Anand Nagar ku

****

empat bintang untuk Anand Nagar

0 Comments:

Post a Comment