Malpraktik?

News today...

Finally, 5 perawat Bulgaria dan 1 dokter Palestina yang sebelumnya divonis mati oleh pengadilan Libya dengan tuduhan menginfeksi [dengan sengaja, ratusan anak2 Libya di sebuah RS anak di Libya dengan virus HIV/AIDS], akhirnya divonis bebas, setelah sebelumnya udah dipenjara selama 8,5 tahun

Well... kebebasan ini bersifat politis... Karena ditukar dengan “paket” penstabilan hubungan diplomatik Libya dengan negara UE [menormalisasikan hubungan perdagangan dan politik], bantuan teknis untuk restorasi monumen2 arkeologis, bantuan dana hibah untuk pelajar Libya serta perawatan bagi anak2 yang terinfeksi HIV/AIDS di UE

Tadi baca koran ya sempet “terpana”, coz ga ada sebulan yang lalu gw baca kalau ke 6 orang itu udah divonis hukuman mati walau udah beberapa kali banding. But then... ternyata lobi2 n pressure-nya kuat juga... [Libya-nya yang kerennn... bisa mem-politisirkan kasus ini untuk menekan UE]

But im happy for them... Coz according to previous doctor who works in the same hospital with them [who had isolated the HIV/AIDS virus in that Paediatric hospital], the HIV/AIDS epidemic was already spread before they came... so its not their fault [Libya menolak kesaksian saksi ahli ini]. Gratz...

***

From Libya to India now...

In India, ada seorang SpOG yang menyuruh menantunya [yang SEORANG GURU] untuk membedah perempuan yang hamil 5 bulan [dengan Fetal Death] untuk mengeluarkan janin yang sudah mati tersebut. Weww!!! Its so crazy...

Coz, selain hanya seorang guru [ga punya basic kedokteran], si menantu ini juga gak pernah belajar tentang kandungan, so... bukannya ngebantu ngeluarin bayi, malah juga ngeluarin seluruh rahim... N poor woman...finally she lost her uterus...

Katanya siyy si SpOG ini kepingin menantunya buat ngewarisin klinik-nya walopun dia ga punya kualifikasi sebagai SpOG [he’s not even doctor or paramedic!!]

Mengerikan... Obsesi ya obsesi... But... yang ini mah udah keterlaluan bangetttt...

Trus kalau ga salah di India juga beberapa waktu yang lalu ada SpOG mengizinkan putranya yang baru berumur 15 tahun buat ngelakuin SC [Sectio Caesaria]. Alesannya dia udah biasa ngelakuin hal itu [katanya udah ngajarin si anak bwt SC sejak umur 12 tahun!] n pengen anaknya bisa masuk Guinness of Records Book sebagai orang termuda yang melakukan SC [its so insane person!!]

Mengerikan yahh... ga mikir apa... jadi dokter tuh butuh skul, butuh praktik. Emang gampangggg apaaaa???

Wewww... sakpenake dhewe...

*its really2 not right...*

Secaranya... its risking other people's life gitu... Very harmful...

Hope this stupid things wont happen again

0 Comments:

Post a Comment