Wyrd

Wyrd… kata baru dari bahasa yang “unknown” dari novel Eragon-nya Christopher Paolini.

Wyrd, wyrda… atau dengan kata lain, Fate, Destiny, Takdir…

Aku nggak ngerti tentang takdir, walau aku beriman padanya. Well, susah buat ngungkapinnya, untuk menguraikannya secara runtut sama susahnya dengan mencoba mengurai benang kusut. Belibet

Tak dapat disangkal, takdir dapat kejam, dapat tanpa disangka-sangka, dapat tak terbayangkan.

N takdir kita sudah ditetapkan oleh Tuhan. Aku tak tahu apa kita bisa mengubah takdir, karena menurutku takdir bukan nasib (well, aku punya pemahaman yang berbeda tentang hal ini). Takdir adalah sesuatu yang lebih “strict”.

Aku juga ga tahu apa takdir kita udah ditetapin serinci2nya, per detik, per set, dengan latar belakang yang juga udah ditetapin atau… secara garis besar… Ide garis besar… seperti kita ditakdirkan buat punya Jaguar tapi entah dengan cara kerja keras atao dapet lotre, tapi kita pasti dapet Jaguar…

Aku nggak tahu, dan aku sebenernya pingin tahu… Karena aku kadang ga bisa memahami dunia.

Bagaimana hal2 tertentu bisa terjadi pada seseorang, atau tidak terjadi pada seseorang. Bagaimana hidup seseorang bisa berubah hanya dengan kejadian beberapa detik saja. Well,I am one of the example. Klo saja saat itu lotre yang keluar 3 x bukan FK UNS, I wont be here, n I think I’ll be a different person (now, im sure of it, different person…). Takdir?

Bumi berputar pada porosnya, globe yang berputar tanpa kelihatan penggantungnya. Takdir?

Aku juga ga tahu apa takdir ngasi kita pilihan, jalan bercabang… dimana 1 pilihan akan membawa kita ke konsekuensi yang berbeda dengan lainnya. Tapi hidup yang kita jalani kan pada dasarnya emang pilihan… Life is choises, life is decisions.

Aku rasa begitu, Tuhan itu adil. Mungkin… dalam hidup kita, kita dikasi plot2 tertentu yang menjungkirbalikkan pemahaman kita, yang bisa membuat kita melihat ke arah lain, mengambil keputusan yang berbeda atau menjadi orang yang baru.

Mungkin tergantung jeli atau tidaknya kita, berani atao tidaknya kita dalam ngambil keputusan… Itulah yang nentuin hidup kita. Walo kadang, ada factor X yang bisa aja ngubah segalanya. Mungkin disitulah tangan Tuhan bekerja

Kadang kita hidup ya sekedar hidup… menjalani… dan kemudian, setelah beberapa waktu kita sadar n melihat semuanya… Akan ada suatu keheranan besar… Kok aku bisa sampai sini ya? (Well, maybe not all people think like that, but I do).

Ada “sesuatu” dan “sesuatu” dalam jalan hidupku yang akhirnya membuatku menjadi aku yang sekarang. Kadang aku berpikir, emang udah dari sononya garis hidupku seperti ini, tapi kadang aku juga berpikir… aku udah struggle buat dapetin ini semua.

Quite fair… Walo kadang aku juga malu, terutama klo aku sadar, aku tuh udah sangat sangat beruntung daripada sekian penghuni bumi ini. Ngingetin… klo hidup ini terlalu singkat untuk disia2in.

Takdir… how bout prophecy?Well, mungkin emang lebih bagus klo kita ga tahu apa yang terjadi dengan masa depan. Karena pada dasarnya cuman ngasih ketidakpastian. Coba tonton film Doraemon klo pas pake mesin waktu ato Back To The Future… Semakin dinalar… semakin mbingungin…

Prophecy… bisa dipercaya ato nggak?seandainya bisa dipercayapun… menurutku tetep aja mbingungin. Well, seperti dalam Sang Alchemist… Kadang2 Tuhan memberitahu masa depan.

Tapi… klo aku pikir… kita kan enggak tahu dengan cara apa kita akan menjadi seperti yang dimasa depan itu. Apa klo kita melakukan sesuatu, then it will happen… or… malah karena kita ga ngelakuin sesuatu, it will happen…

Wyrd… tapi aku percaya, pada dasarnya memang ada hal2 yang udah “mean to be”, nggak bisa dihindari, dan it happens because it has to.

Aku inget pernah baca disebuah buku, orang yang mengetahui takdirnya, harus menjalaninya.

Gimana ya?gimana cara mengetahui takdir? :) seandainya aku tahu, mungkin aku akan menjadi manusia yang lebih kuat (mungkin…). Tapi yang jelas aku yakin, kalau kita mengetahui apa yang kita inginkan, dan benar2 mengusahakannya, insyaallah dengan ridho Tuhan, kita pasti bisa. Nggak ada yang nggak mungkin.

Wyrda… Aku masih tetep ga tahu, aku masih tetep ga paham. Tapi mungkin itu lebih baik, aku nggak tahu… tapi aku percaya. Karena entah gimana, tangan Tuhan bekerja dengan caranya sendiri

Qui sera sera...

2 Comments:

  1. Lina said...
    Who sà how many beautiful things you have written in this blog.
    Sin that I do not understand your language, I love the reading very, but putroppo I understand only a P2o of lngles and see that in blogger not there are Italian, and do not understand the reason, however novellistic mine blog and. if you come to visit it and me lasci a salute you would make me happy: … YOU COME I EXPECTED CIAOOO!!! LINA
    Lina said...
    Who sà how many beautiful things you have written in this blog.
    Sin that I do not understand your language, I love the reading very, but putroppo I understand only a P2o of lngles and see that in blogger not there are Italian, and do not understand the reason, however novellistic mine blog and. if you come to visit it and me lasci a salute you would make me happy: … YOU COME I EXPECTED CIAOOO!!! LINA

Post a Comment