My GOD

"Tidak ada yang otentik dari kebenaran. Kebenaran adalan kebenaran. Sama bunyinya dan sama gaungnya sejak semesta ada hingga hari ini. Namun pengalaman setiap individu atasnyalah yang selalu otentik dari zaman ke zaman. Ini yang telah menjadi langka di sekitar kita. Otentisitas"

Taken from Dee's word in her blog : http://dee-idea.blogspot.com tentang Brunch and Lunch with God

Brunch and Lunch with God, Its Dee's consept bout God

Bukan konsep tentang Tuhan ribuan tahun yang kita yakini [konteks samawi atau seperti agama2 besar yang exist sekarang]. Ini konsep tentang Tuhan yang everyday-around us, Tuhan yang asyik2 aja, Tuhan yang trendi, Tuhan yang gaul [bahasanya Dee]

How bout me?
Pada suatu waktu I believe that Religion is the only answer...

Pada dasarnya manusia mempunyai suatu kekosongan besar, kebingungan, keinginan untuk mengetahui mengapa mereka ada, exist, mengapa ada kehidupan yang kita jalani. dan tentu saja tentang ide after-death-life. tentang keselamatan juga...

How come?Why?

Mengingat beberapa bulan yang lalu, perbincangan dengan seorang teman di sebuah cafe di Stasiun Tugu... Pertama kalinya gw mengakui ke-agnostik-anku

My religion is Islam, I am Moslem. I did believe tentang konsep keselamatan yang ditawarkan oleh agama [in my case-Islam]. Orang Islam tuh bakal masuk surga, etc...

N then... Ada pertanyaan lain muncul?Akankah orang beragama selain Islam semuanya masuk neraka?

Its not fair right... Ada temen gw yang baekkkk bangetttt, Eka Natalia yang beragama Kristen, will she going to hell later?how bout her goodness?

Ok, its not my right to judge that...

but still... thinking bout that is perplexing...

***

All religion is good...

***
Ada sepenggal cerita dalam bukunya Dee yang Supernova-Petir, tentang Watti yang mu pindah agama [dari Kristen ke Islam], trus bilang ke Etra klo dia takut masuk neraka. Etra jawab [kira2 ajah kayak gini jawabannya} "Well, anggap aja kakak mendapat jaminan surga-nya Islam"

Artinya, ketika lo pindah agama, lo dapat jatah neraka from ur former religion, tapi disis lain juga dapet jatah surga from ur new religion

***

back to my self... Well, mungkin karena diriku ini kurang puas, atau... tidak mau memahami agamaku lebih dalam... Entahlah...

But... Nowadays... I do believe in GOD, n less in my religion... Agama adalah suatu cara "menuju" Tuhan, "memahami" Tuhan, agama adalah "cara"

Konsepku tentang Tuhan bukanlah "Above God", "Tuhan diatas Sana"

Tuhan ada disekkeliling kita, disekitar kita, bahkan dalam diri kita. Okay, im not talking bout Syekh Siti Jenar's Manunggaling Kawulo Gusti

But... Jika Tuhan tau segala tindakan kita, segala ucapan kita, segala yang kita pikirkan, segala yang kita doakan... Mau gak mau, ide itu muncul kan? "Bahwa Tuhan ada disekitar kita, bahkan dalam diri kita"

If i can say... God is the universe it self... including me, including u, including the ants, including the trees, inclunding the earth... everything...

Untuk berpikir itu, we dont need a specific religion. Its universal's thought...

***

Ok, bahkan ada yang bilang bahwa Agama itu adalah "kebudayaan", terbentuk oleh kultur dan suatu "kebutuhan". Pada dasarnya gak ada agama yang bener2 "pure". Terutama agama samawi, bila ditelusuri, ada hal2 yang hampir sama... Mungkin sistem "pembentukan" agama tuh seperti ketika Islam masuk ke Jawa, akulturasi dengan budaya Hindhu [akulturasi dengan agama sebelumnya].

Atau... in my opinion... Dari dulu kala terdapat suatu kebutuhan dari diri kita akan sesuatu "yang lebih2 BESAR dan MAHA dari kita", the Creator. Kita butuh "something" untuk dipuja, untuk temapt berdo'a, tempat meminta dengan segala Super-duper-power to grant our wishes...

Kita Butuh Tuhan. Dan agama, menurut gw terbentuk dari kebutuhan akan Tuhan tersebut serta... keadaan lingkungan sekitarnya. Maksud gw... pengetahuan sebelumnya, kultur-nya, kebiasaan2nya, adat istiadat-nya... dan... its what we see now...

***

Ok.
Salah atau benar itu tergantung dari perspektif-mu...

Until this time, I am a moslem, aku sholat, puasa, "berusaha menjalankan perintah-Nya"

Dulu, aku sangat2 percaya bahwa Islam adalah agama yang paling benar...

Tapi... skr konsep-ku berubah... religion is a way... Point-nya adalah Tuhan. Dan ketika sampai pada pemikiran itu... aku pun mulai mempertanyakan "sistimku", "caraku"

But... Tuhan Maha Pengasih bukan? jika Dia benar2 menginginkan suatu agama menjadi satu agama utama di bumi ini, its very easy for Him to destroy people who dont convert to His delighted religion...

***

Agama ialah salah satu warisan lahir, dan bahkan ketika kamu mulai tidak mempercayai-nya, mulai mempertanyakan keabsahannya-kebenarannya, sangat2lah sulit untuk "convert", bahkan ketika kamu bukanlah seorang yang sangat religius...

Its coulture-nilai yang ditanamkan dari lingkungan sekitar kita...

***

But for this time [I just warn u, my thought oftenly change...seiring dengan pengalaman dan pengetahuanku]...

my religion's consept already changed...

Im sorry if my post is annoy some people...

I do believe in GOD...

0 Comments:

Post a Comment