Tepu-tepu...



“Selamat! Anda memenangkan 1 unit mobil TOYOTA YARIS"

Begitulah tulisan yang terbaca dalam kupon yang ditemukan Bu Rofi [salah satu karyawan Puskesmasku] didalam bungkus sachet Attack Easy kecil. Disitu tertulis bahwa dia memangkan undian langsung dan mendapatkan hadiah 1 unit mobil Toyota Yaris dari PT. Kao Indonesia Tbk, dan STNK n BPKB telah diurus, si pemenang diminta menyetorkan uang sebesar xxx juta rupiah sebagai biaya ganti balik nama BPKB dan STNK tersebut.

Wah asyiknya dapet TOYOTA YARIS gratis!!
Tapi...
kok pake acara setor-menyetor segala?? Berhubung sudah banyak berita tentang kasus penipuan ber modus serupa, bu Rofi jadi cukup berhati-hati untuk tidak langsung mempercayainya. Dia mencoba menghubungi nomer telepon yang tercantum disitu untuk konfirmasi, well tidak nyambung. Trus mencoba mencari info langsung ke agen PT Kao di Semarang dan Surabaya, mendapat jawaban bahwa PT Kao tidak pernah mengadakan undian berhadiah seperti itu.

Wah wah… penipuan…

Bukan hanya Bu Rofi, Bu Wiwik pun beberapa hari yang lalu juga mendapatkan kupon HADIAH LANGSUNG TANPA DIUNDI, “berhadiah” HONDA JAZZ!!, juga dalam bungkus sachet sabun cuci. Kuponnya lengkap dengan tandatangan direktur KAO blablabla, bahkan nyatut nama Darmin Nasution sebagai Dirjen Pajak. Hebatnya lagi, didalamnya juga disertakan copy STNK atas nama PT. Kao Indonesia, tapi ya ujung-ujungnya juga diminta untuk menyetorkan uang.


Lucunya lagi, ada juga tulisan “hati-hati terhadap PENIPUAN yang mengatasnamakan PT. KAO INDONESIA Tbk. PT. KAO INDONESIA Tbk TIDAK PERNAH mengadakan UNDIAN BERHADIAH, TERKECUALI langsung dalam kemasan, bagi ana yang beruntung”

Hahahaha… Pake embel2 TERKECUALI pula…

Disutu juga terdapat nomer yang bsia dihubungi, 02171229123 n no hp 081210103427. Pas Bu Wiwik mencoba menghubungi, yang no 021 xxx tuh sibuk terus. Trus coba menghubungi yang no Simpati, diangkat, dijawabnya klo Pak Irwin [yang trecantum dalam kupon sebagai direktur PT. KAO] lagi sibuk, dan diharap menghubungi besok saja.

Halah, opo tumon… masak konfirmasi buat undian kok ke direktur… cukup ke CS saja tho [nek beneran :P ].

Lucunya lagi, di wilayah Klambu sudah ada sekitar 5 orang yang mendapat kupon serupa. Bah… Orang Klambu “beruntung” banget!! Modusnya pun sama… mendapat kupon didalam sachet sabun cuci. Untungnya sih ga ada yang tertipu…

Gila ya, ga kapok-kapok juga para penipu itu, makin licik aja. Pake acara bikin kupon palsu n dimasukkan langsung ke dalam sachetnya [manfaatin promo-promo hadiah langsung yang kayak di Tivi2 itu…]. Modal pisan hahaha :D

Pasti dia borong Rinso, Attack, Soklin, etc yang sachet trus somehow masukin kupon itu satu persatu, n diedarin lagi [dengan harga bawah standar mungkin??], trus tinggal nunggu ada orang yang cukup lugu untuk tertipu…

Who?? I hope it wont be you!!

Turut Berbelasungkawa...


Just heard today, bahwa ada 3 dokter meninggal di Asmat karena tenggelamnya kapal yang mereka tumpang [Kapal Motor Risma Jaya] di Muara Kali Aswet Distrik Agast Kabupaten Asmat, Papua]. Ketiga TS tersebut, yakni dr Wendyansah Sitompul, Sp.OG [Spesialis kandungan dari RSUD Mimika], dr Hendy Prakoso, dan dr Boyke Mowoka [Dua dokter PTT Kabupaten Asmat].

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

Well, ingat musibah 2-3 tahun lalu... Dulu kenalanku, Hizwan yang ikut dalam tim survey UGM juga hilang di Agats [sampai sekarang tidak diketemukan], klo ga salah hampir barengan ama hilangnya kru Jejak Petualang atau apa itu yang dari Trans TV.

Trus pas ada peringatan hilangnya kru tersebut, diliput lagi tentang Asmat. Well.. jauh sekali dengan Biak! Ibu kota Kabupaten Asmat, Agats tuh dipinggir danau, dan berada diatas air, semacam kampung air, dan memang sebagian besar transportasi juga dilakukan via air. Bukannya aku ga pernah mengalami horor transportasi air. Aku pernah naik kapal Bintang 23 dari Biak menuju Numfor pas cuaca badai. Kapalnya kecil, mengenaskan dan tidak meyakinkan. Setelah dagdigdug 1 jam berusaha mengarungi Samudra Pasifik yang sedang bergolak, Alhamdulillah nakhoda menyerah dan mengarahkan kapal kembali ke Biak. Saat itu kedua temanku hampir yakin ajal sudah dekat [mba Heny n Mela pucet banget, cuma diem dan komat-kamit berdoa]. Alhamdulillah banget deh klo inget momen ini..

Oke... Back to Asmat, sekarang ini ada beberapa temanku yang juga sedang menjalani masa tugas di Asmat. Last info sih Ius n Alfons. Ius nih PTT Pusat trus nerusin ke PTT daerah. Well, wlo ada musibah kayak gitu, i hope that they will continue their duty there, but ya tetep take care..


And, moga2 juga tidak menyurutkan niat TS yang ingin mengabdi di kabupaten Asmat

Wish u all the best in Asmat friends...

"WELKOM IN MALANG. TOKO "OEN" DIE SINDS 1930 AAN DE GASTEN GEZELLIGHEID GEEFT"

Tulisan itu terpampang di pintu luar dan di dekat kasir Toko Oen. Apa ya artinya kira-kira? hmm... dengan ilmu penerawanganku [keqkeqkeq :D ], kayaknya maksudnya tuh "Selamat Datang di Malang. Toko "OEN" berdiri sejak tahun 1930 dll..."

Yeah... In the end of 2008, aku pergi jalan-jalan ke Malang bersama hubby. Niatnya sih ke Bromo n goin around Malang. Dan salah satu point yang ingin kukunjungi di Malang ya si Toko "Oen" ini.

Hmm... klo ndak salah sih pernah masuk ke "Wisata Kuliner", trus juga sering disebut2 sebagai salah satu ikon n must visit place in Malang. Terkenal ma gaya resto-nya yang antik [hmm... klo berdiri sejak taun 1930, berarti umurnya dah 78 taun dung! tua nian...], n makanan2 Holland-nya plus es krim kuno-nya... Makanya... jadi ngebet pengen nyobain, gimana sih rasa steak n es krimnya yang terkenal itu...

Ketika akhirnya aku bisa mengunjungi Malang, aku nodong Sony temenku buat nganterin ke Toko Oen. Akhirnya sebelum ciao ke Surabaya, Sony berbaik hati mengantarkan kami ke Toko Oen. Sony bilang "hmm... es krimnya sih masih enakan toko depannya" --> aku belum mudheng maksudnya waktu itu.

Toko Oen ini berada di pusat keramaian kota Malang, tepatnya di jl. Basuki Rahmat, persis didepan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Kayutangan. Mungkin karena saat itu tengah dalam masa cuti bersama, parkirnya pun crowded... Dari luar, interiornya kuno! Masuk ke dalam, wah... suasana tempoe doeloe, kursi-kursi antik, kursi rotan [mirip Zangrandi Surabaya], interior toko juga kuno, n seragam pelayannya juga kuno [kayak foto2 jadul yang pake kemeja panjang putih gitu lhoh]

Didalam ramai sekali... mungkin karena sehabis Natal, banyak yang pulang kampung ke Malang n bernostalgia mencicipi makanan khas Toko Oen. Ga cuma pelanggan domestik, banyak pula bule-bule disana. Tua-muda, opa-opa n oma-oma, bahkan ada pula kumpulan ibu2 setengah baya berdandan lengkap [lagi reuni yah?] dan pelayan yang hilir mudik mengantar pesanan.

Kami segera searching tempat strategis, "pojok depan kiri!". Tapi rupanya aku salah perhitungan, gara-gara di pojok, pelayannya malah ga ngeliat kami [crowded sihhh...]. Akhirnya setelah menunggu agak lama, buku menu pun diantarkan ke meja kami.

Hmm... menunya menggoda... Steak, etc. Kebanyakan ala Eropa n masakan Indonesia. Aku bingung antara pengen makan winnerschietzel dengan steak lainnya [udah lapar berattt benernya!]. Kulirik Sony, dia cuma pesan es krim. Waktu aku tanya mau makan apa, dia cuma menggeleng ragu.

"Lo ga laper?"
"Ntar aja deh"
"Hmm, emang mau makan dimana?"
"Di Bakpao Telo juga ada makanan berat kok" jawabnya sambil menyebutkan tempat tujuan kami berikutnya.

Hmm... berhubung aku sudah kelaparan berat, aku pengen makan sekalian di Oen, sekalian pengen ngebuktiin kelezatan steak-nya. Tapi pas buka-buka menu, mataku tertumbuk pada satu menu
"Pork bla bla bla"

Oh No! Babai...
Aku langsung bilang "Gw ga jadi makan!", sambil melirik ke Sony. Sony tersenyum, "ya kan?"

Akhirnya kami batal makan di Toko Oen n memutuskan untuk makan es krim saja. Aku memesan Corn Ice Cream!!



N this is Corn Ice Cream... 1 scoop es krim coklat n vanila plus saus jagung. Setelah dicoba... mmm... rasanya biasa aja tuh. Tekstur es krimnya agak kasar [agak mirip es krimnya Zangrandi], rasa coklatnya agak pahit. Ahhh... akhirnya aku paham arti kata-kata Sony "masih enakan es krim cone toko depan" --> maksudnya es krim conenya Mc. D hihihihi :P

Tapi yo ndak popo... sekedar untuk memuaskan rasa penasaran hehehe. Nek liat TV ato koran n ada liputan ttg Toko Oen, kan aku bisa bilang udah nyobain es krimnya [n ternyata biasa saja :P ].

Pulang-pulang, bayar dikasir, 3 es krim habis hampir 100rb... Hmmm... mehel pisannn... Bisa beli es krim Walls 4 baskom, ato Paddle Pop seabreg, ato bahkan es krim Tentrem yang enak tuh dapet sepanci kali hehehe. Tapi ya su... yang dijual kan atmosfer resto nya[bukan rasanya :P ]

Halah... kok komplain terus... hehehe


Sekolah Lagi...

I heard some rumours in hospital bout me few days ago... Menyangkut tentang lolosnya aku di Interna Unair. Ada beberapa pihak yang menyayangkan kenapa aku masuk Penyakit Dalam, kenapa ga bidang spesialisasi lain seperti Anak, ObGyn, Kulit Kelamin atau Bedah. Secara... di Purwodadi sudah ada 4 Sp. PD, sementara spesialis yang kusebutkan tadi malah sedikit, bahkan banyak yang sudah mendekati masa pensiun [di RSU].

I dont care ["Nggak ngebiayain kok ikut repot?"] :P

Spesialisasi buatku bukan sekedar materi [okay, its important too], tapi semacam ambisi pribadiku. Dan juga ketika aku memutuskan untuk mengambil spesialisasi, aku memilih sesuai dengan prinsipku, "Do things that u like"

Aku pikir, ngapain maksain ngambil di bagian yang bergelimang uang, tapi u dont like it, aduh... working with no passion in it?? jangan sampai deh. Jadi, ketika aku memutuskan untuk mengambil PPDS, itu harus bagian yang kusukai, because i will working into it, for whole of my life bahkan...

Dan memang sejak aku pre klinik, cita-citaku tuh pengen jadi Internist atau Cardiolog. Sesudah lulus dokter pun cuma 2 bagian itu yang sering kudiskusikan dengan teman-teman dan keluarga. Sebenarnya setahun yang lalu aku juga masih bimbang antara ingin mengambil Penyakit Dalam atau Jantung. Sama-sama menarik, sama-sama menantang, cuma beda scoop aja... Wilayahnya Penyakit Dalam jelas lebih luas, dan di daerah yang ga ada Cardiolog-nya, masalah Jantung tuh masuk dalam bagian Penyakit Dalam juga.

W
alo sempet denger gosip klo PPDS Interna Unair ga bakal menerima calon residen baru sampai 2012, akhirnya Juni 2008 aku memutuskan untuk mengikuti seleksi PPDS Penyakit Dalam Unair untuk periode Juli 2009.

Kenapa Unair?
Murah!! Dulu sih di TKP bilangnya gratis, kenalanku juga bilang gratis [Muga-muga... We'll see...]. Walaupun soal murah-murahan, IPD UI n UNPAD juga murah sih. Kata temenku yang udah masuk di Interna UI, uang masuk cuma 10 jeti, SPP 3-4 jeti. Cheap kan?? bahkan lebih murah daripada S1 Kedokteran nya hihihihi. Kata hubby, IPD UNPAD juga hampir sama dengan UI.

Tapi... ini juga ngomongin ambisi pribadiku :D Unair kan 1 of biggest Medical Centre in East Indonesia, guru2nya juga mumpuni, n i like Surabaya!! Aku rasa aku ga kuat hidup di Jakarta yang crowded kayak gitu. Well, Surabaya juga metropolis, tapi ga semacet Jakarta deh, n pokoknya, I Love Surabaya!! :D

Yap... Walaupun antre masuknya luamaaa... [ada kenalanku yang dalam waiting list selama 2 tahun], aku tetep ngebet Interna Unair. Apalagi, klo dipikir-pikir, cocok banget dengan kondisiku sekarang, isa beranak-pinak dulu hihihihi :D daripada langsung masuk tapi cuti hamil-melahirkan... Podo ae rak an...

Yah, Alhamdulillah... cita-citaku kesampaian...

Sebenarnya, ga cuma aku yang berbahagia di tahun 2008 ini. Kedua sahabatku, Uly dan Kiki juga telah lolos seleksi PPDS. Uly ketrima di PPDS Neurologi UI [seleksi April 2008 kemarin], dan sudah mulai masuk RSCM mulai bulan ini. Sedangkan Kiki ketrima di PPDS Paru UNS [seleksi Oktober 2008], masih dalam waiting list juga, n perkiraan masuk RSDM ntar Juli 2009.

Sementara itu 4 teman PTT ku juga lolos seleksi PPDS; Sony di Pediatri Unibraw, Nogie n Fathur di ObGyn Unpad, Arief di Bedah Anak Unpad.

Hmm.. Good luck for you guys... Semoga masing-masing dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan lancar





Pada Pindah-pindahan

Hari ini aku "fight" menghadapi pasien yang bejibun banyaknya. Kebetulan dr Santi sedang ada pemberkasan CPNS, n dr Titik sedang ada pelantikan apa gitu... So ya su... ditanganin sendirian.

Ya sebenernya biasa aja sih... Cuman tumben-tumbenan kok hari Sabtu gini pasiennya bejubel banget. Biasanya sih Puskesmas ramai pasien tuh klo pas hari pasaran [penduduk banyak yang turun ke pasar, n secara... pasarnya sebelahan ma Puskesmas :D ]. Biasanya pasien kan 50-60an, hari ini kayaknya lebih deh. Hard work pokoknya!! palagi pake acara re-hechting luka pula. Euhhh... tambah bikin laper!!

Trus... lagi santer nge-gosip... Gosip seputar pindah-pindahan... Ada 2 perawat yang sudah mengajukan pindah puskesmas. Terus, dr Titik [Kapuskes] ternyata hari ini dilantik secara resmi menjadi ... [lupa pastinya, tapi intinya pindah ke Dinas gitu], so lagi pada ribut tentang siapa kapuskes Klambu yang baru n pengganti perawat2 yang pindah itu.

Yahh... personilnya bakal berkurang nih... Padahal Klambu kan ada Rawat Inap nya...

Yah, walopun isu pergantian Kapuskes juga penting, tapi aku sih lebih concern ma penempatannya dr Santi :D hehehe. Klo dia tetep di Klambu, it means aku ga perlu pindah ke Klambu. Secara... Klambu kan rawat inap, harus ada dokternya... Tapi klo dr Santi ga ditempatin di Klambu, n ga ada dokter lain yang dipindah ke Pkm Klambu, wahhh... alamat pusing nih... kemungkinan aku harus menempati rumdin di Klambu [except, aku ngajuin resign...]

HHC!!

Harap-Harap Cemas... Abis... males juga tinggal di Klambu. Sepi... mana tinggal sendirian pula [husband kan di Bandung...]. Emang sih statusku kontrak, tapi juga sayang ngelepas Klambu [for now... biar ga nganggur-nganggur amat lah dirumah :D ]. Jadi maunya ya tetep kayak gini aja :D Tapi yah... go with the flow. Klo memang situasinya ga menguntungkan, mungkin bakal resign aja.

My Wedding Day



Its me n Hubby...

Okay... nih postingan tentang pernikahanku :D

My wedding day was held on Dec 14th 2008 in Gedung GAPENSI, Purwodadi Grobogan.

I am Javanese tulen, sementara Bafith tu campuran Palembang-Belanda-Sunda, so diputuskan bahwa pernikahannya akan memakai adat Jawa [dengan kostum Basahan Solo]. Bahkan untuk penetapan hari pernikahan kami tu juga melalui serangkaian perhitungan yang njelimet sesuai dengan hari weton kami [haduuuhhh... repot dehhh... coz keluarga besarku masih pegang adat Jawa tothok]

Oh ya, ada acara pingitan-nya segala lho :D aku n Bafith ga bole ketemu at least seminggu [teorinya... nyatanya ya ga isa hahaha :D ]



Seremonial-nya udah mulai semenjak tanggal 13 Desember. Sabtu siang, ada acara siraman. Sebelumnya kami sungkem dulu kepada orang tua kami... Trus aku n Bafith siraman memakai air dari 7 sumber air [repot carinya lho!]. Yang nyiram tuh 7 pasang suami istri dari keluarga kami, termasuk kedua orang tua kami. Brrr... dingin banget!! mana air masuk mata terus... kelilipan! --> ga bagus pas di shooting :PTrus, yang bikin aku ketawa, pake acara digendong bokap segala :D

Malemnya ada acara midodareni. Aku didandanin cantik, tapi cuma buat dikurung dalam kamar :( Saat tu, Bafith n keluarganya dateng ke rumah dengan membawa seserahan untukku. Seserahan ini berisi barang2 keperluan wanita n makanan, dll. Bete juga, ga boleh keluar kamar. But thanks God, Hani-temenku sudah datang pada sore itu, jadi aku ditemeni ngobrol... [ Thanks Han!]



14 Desember, jam 5 pagi, aku udah mulai didandanin. Weghhh...repottt... make up nya tebel banget!!, sanggul n segala perhiasannya juga berat! rasanya kayak mau ngglempang [jatuh] ke belakang terus :D

Akad dilaksanakan jam 07.15 WIB. Abis akad, lega banget...[intinya kan akad tho...] Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Kami langsung mendapatkan buku nikah kami, tapi gelinya, baru ketahuan klo buku kami belum di-cap in KUA hehehe :D


Abis itu, kami make up ulang n ganti kostum. Derengdhedheng... pake kostum Basahan Solo yang sebelumnya ditolak mati2an ma Bafith [Pornografi!] hahaha... Well... emang ribet sih pakainya... but i must admit, it looked good... Saat itu, jidatku udah di-paes hijau tua n ber-glitter, jadi kelap-kelip gitu :D

Kami kemudian memulai prosesi "panggih", bertemunya manten. Awalnya aku digandeng bapak-ibuku, kemudia didudukkan ke pelaminan, kemudian Bafith datang, dan mulailah acara balangan n injak telur.

Sesudah itu ada walimahan, kami disuapin nasi oleh orang tua, plus kakek-nenekku. yang lucu tuh pas aku disuapin air degan ole kakekku [maknanya biar panjang umur katanya!], kakekku maksa banget nyuapinnya, jadinya aku kesedak air degan hahaha :D

Very-very funny...

Sesudah itu, ada acara "adang-adang"-an [masak-masakan], katanya sih ini karena aku kebetulan ber-status anak sulung, dan Bafith anak bungsu [Adang-adang an ini diadakan bila salah satu dari pengantin merupakan anak sulung atau bungsu]



Kemudian sesudah itu, kami menuju gedung GAPENSI, disanalah resepsi diadakan, mulai jam 11.00-13.00 WIB. Sesampainya disana, ternyata para among tamu, pager ayu, pager bagus dan beberapa tau sudah hadir. Setelah session foto-foto dengan keluarga n semua "kru resepsi", mulailah kami memasang kaki dan memasang senyum kepada tamu-tamu yang hadir.

Well... berat juga!! udah capek dandanannya ribet, sanggul yang berat, masih harus berdiri n menyalami para hadirin dnegan ramah, n foto-foto!! Yeahhh... padahal kami belum makan saat itu :D Sementara yang lain menikmati hidangan sepuasnya, pengantinnya kelaparan!!

Saat acara selesai, kami lega banget!! langsung deh menyerbu hidangan hehehe :D



Alhamdulillah... pernikahan kami berjalan lancar...

Happy New Year


Happy New Year 2009!!

I spend Old n New accompanying my hubby in Alun-alun Purwodadi. Walaupun setengah ngantuk n bete gara2 males ma crowd-nya, tapi tak tega juga membiarkannya sendirian pergi...

So... What i did in along 2008??

Aku inget, tahun baru 2008 kurayakan di Biak bersama temen-temenku PTT n keluarga Oom Nano di acara Tahun Baru-annya Garuda Biak. It was fun!! aku dapet banyak door prize saat itu :D

Lets see my old post...

That time, I want... :
1. tetap beruntung dan sukses disegala hal :)
2. Selesai PTT di bulan April
3. Kerja di Perusahaan dengan gaji guedeee buat modal skul n buat usaha, n bantu2 ortu
4. Ikutan Kursus ATLS, EKG, tes TOEFL
5. Isa masuk PPDS Interna or Cardio Unair tahun ini
6. N of course... Married :)

N now... what I got in 2008...
1. Alhamdulillah... aku merasa tetap beruntung dan dimudahkan jalanku :)
2. Alhamdulillah, selesai PTT di bulan April beneran...
3. Hmmm.. yang no 3 ini belum kecapai :D
4. Alhamdulillah isa ikut ATLS n udah tes TOEFL juga
5. Alhamdulillah, aku keterima PPDS Interna Unair [walo belum tau kapan masuknya :D ]
6. Alhamdulillah, aku merit di penghujung tahun 2008

So... dikalkulasikan... hampir 85% keinginanku di tahun 2008 tercapai... So Thanks God, walaupun mungkin ada yang belum tercapai, tapi aku merasa jalanku sudah dipermudah...

N in this 2009, what I want??
1. Punya baby soon
2. Kami berdua lancar rejeki dan sehat selalu
3. Isa punya kediaman sendiri
4. Isa travelling sepuasnya
5. N keinginan2 yan muncul seiring dengan perjalananku di 2009 semoga dipermudah segalanya...

Hummm... whats ur year 2009's resolution [or target?] then??...

I hope we can make it happen all...

Happy New Year dear friends...