Turut Berbelasungkawa...


Just heard today, bahwa ada 3 dokter meninggal di Asmat karena tenggelamnya kapal yang mereka tumpang [Kapal Motor Risma Jaya] di Muara Kali Aswet Distrik Agast Kabupaten Asmat, Papua]. Ketiga TS tersebut, yakni dr Wendyansah Sitompul, Sp.OG [Spesialis kandungan dari RSUD Mimika], dr Hendy Prakoso, dan dr Boyke Mowoka [Dua dokter PTT Kabupaten Asmat].

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

Well, ingat musibah 2-3 tahun lalu... Dulu kenalanku, Hizwan yang ikut dalam tim survey UGM juga hilang di Agats [sampai sekarang tidak diketemukan], klo ga salah hampir barengan ama hilangnya kru Jejak Petualang atau apa itu yang dari Trans TV.

Trus pas ada peringatan hilangnya kru tersebut, diliput lagi tentang Asmat. Well.. jauh sekali dengan Biak! Ibu kota Kabupaten Asmat, Agats tuh dipinggir danau, dan berada diatas air, semacam kampung air, dan memang sebagian besar transportasi juga dilakukan via air. Bukannya aku ga pernah mengalami horor transportasi air. Aku pernah naik kapal Bintang 23 dari Biak menuju Numfor pas cuaca badai. Kapalnya kecil, mengenaskan dan tidak meyakinkan. Setelah dagdigdug 1 jam berusaha mengarungi Samudra Pasifik yang sedang bergolak, Alhamdulillah nakhoda menyerah dan mengarahkan kapal kembali ke Biak. Saat itu kedua temanku hampir yakin ajal sudah dekat [mba Heny n Mela pucet banget, cuma diem dan komat-kamit berdoa]. Alhamdulillah banget deh klo inget momen ini..

Oke... Back to Asmat, sekarang ini ada beberapa temanku yang juga sedang menjalani masa tugas di Asmat. Last info sih Ius n Alfons. Ius nih PTT Pusat trus nerusin ke PTT daerah. Well, wlo ada musibah kayak gitu, i hope that they will continue their duty there, but ya tetep take care..


And, moga2 juga tidak menyurutkan niat TS yang ingin mengabdi di kabupaten Asmat

Wish u all the best in Asmat friends...

5 Comments:

  1. Andri said...
    Innalilahi wa innailaihi roojiuun.Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya.
    Yudhi Gejali, dr. said...
    Ck..ck..ck..
    Begitulah tantangan dokter dinas daerah. Turut belasungkawa.

    Waktu baca postingannya kaget liat nama dr.boyke. tak kirain dr.boyke yang sering nongol di TV itu.
    Luluch The Cinnamon said...
    Aduh,kykna dokter Boyke yg itu anteng2 aja deh di Jakarta. Muga2 sih arwah beliau2 diterima disisi-Nya
    Brian said...
    Turut berduka cita,semoga tidak menyurutkan semangat rekan-rekan sejawat untuk terus mengabdi
    Grace said...
    walo sudah lama... baru komen sekarang, iah dok, dr. Boy itu senior juga sahabat saya, sampai sekarang jasadnya tidak di temukan :(

Post a Comment