Teganya, teganya, teganya...

Sempet liat/denger berita seorang ibu yang hamil 8 bulan n mau ngejual babynya itu??

Duhhh... Dan kalo baca di koran pun banyak kisah serupa, malah ada yang lebih kejam, ada yang ngebuang/nelantarin bayi sampai ada yang tega hati membunuh bayinya (naudzubillah...). Miris banget deh...

Apalagi sekarang setelah aku mempunyai anak, mendengar hal2 seperti itu, jadi mikir, "kok bisa ya??kok tega ya??"

Kita hamil selama 9bulan, selama itu kita membawanya kemana2. Masak iya ketika udah dilahirkan malah ditelantarkan?? Apakah mereka ketika sedang hamil ga merasakan attachment sebagai seorang ibu??

Well, memang ada banyak alasan yang melatarbelakangi perbuatan itu, bisa karena unwanted pregnancy, alasan ekonomi en so on. But, thats so so so wrong! Ngga pernah ada alasan bagus buat ngebuang/ngejual/menelantarkan anak.

Aku sendiri sebagai seorang ibu, merasa bahagia banget punya anak. Melihatnya tumbuh besar adalah suatu kebahagiaan sendiri. It feels so great to be a mom, and suddenly he become the center of my world. Dont they feel the same? Happiness when seeing their own baby?? Happiness to take care of them??

You do mistakes, but never ever see a baby as a mistake...

2 Comments:

  1. Diyah-ummi Zalfa said...
    Salam kenal mbak......
    Ini yg namanya jaman edan ya mbak, seorang ibu yg seharusnya punya naluri keibuan dan selalu ingin melindungi anaknya kok malah sebaliknya. Apapun gak bs dijadikan alasan untuk berbuat sekejam itu. Saya yang hrs menunggu 3 thn untuk mendptkan seorang anak, gak bisa menerima perbuatan ibu2 tak bernurani itu.
    Andri Journal said...
    Kalo udah menyangkut urusan perut,semuanya bisa terjadi lho luch..

Post a Comment